JEJAKREDAKSI.COM, INHU - Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/TT Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo turun ke Kabupaten Inhu untuk mengecek langsung kondisi dilapangan terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Kathutla) di Desa Paya Rumbai, Kecamatan Seberida, Rabu (9/9) kemarin.
Dalam pernyataan Kapolda Riau yang viral di media sosial, menegaskan bahwa tingkat kedisiplinan anggota dilapangan khususnya dalam penanganan Kathutla diwilayah Provinsi Riau sangay diperlukan.
Yang mana, didalam penanganan Karhutla setiap anggota Polda Riau jajaran harus betul-betul optimal, sehingga Karhutla dapat diatasi dengan baik.
"Saya akan memberkan reward (hadiah) kepada anggota didalam penanganan Kathutla. Akan tetapi jikaada anggota yang meninggalkan lokasi kita akan memberikan punishman (hukuman). Yang namanya dalam situasi perang jangan sampai meninggalkan lokasi. Setiap anggota harus disipilin," tegas Herimen, sapaan akrab Kapolda Riau kepada awak media dilokasi Karhutla.
Herimen menambahkan, bahwa dalam situasi seperti ini sangat diperlukan kekuatan kolaborasi antara semua pihak didalam penanganan Karhutla.
"Kolaborasi antara Saya, Pangdam, Pemda dan Teman-teman Media ya. Untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat bahwa apa yang kita lakukan ini sudah maksimal. Semua kita serahkan kepada Allah SWT, mudah-mudahan semua ini sudah teroganisir dengan baik," tegas Herimen.
Dimana, lanjut Herimen, bahwa dititk kebelakang tadi tidak meluas. Sebagaimana pernyataan Pangdam, bahwa jika teroganisir dengan baik, semua tanggung jawab ini dapat berjalan dengan baik.
"Palingan tiga sampai empat hari sudah bisa padam. Karena hanya tinggal bara api saja dan saya yakin itu," tandas Herimen.
Disisi lain, usai turunnya Kapolda dan Pangdam ke lokasi Karhutla di Desa Payarumbai tersebut, Kapolres Inhu dan Dandim Inhu beserta anggota dan tim dilapangan, menginap dlokasi sejak maam kemarin.
Terlihat Bupati Inhu Ade Agus Hartanto bersama unsur terkait menamdampingi Kapolda dan Pangdam saat turun gunung. (stone)







