Warga Pangean Mendapatkan Edukasi Tentang Bahaya Karhutla

JEJAKREDAKSI.COM, KUANSING - Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI terus bergerak ke desa-desa di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansjng) Provinsi Riau, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, salah satunya dilakukan di Desa Sukapiang, Kecamatan Pangean,Jumat (11/9).

Kegiatan tersebut didampingi Danramil 02/KT Kapten Inf Bambang Kosasih Tarigan yang dikemas dalam bentuk komunikasi sosial langsung dengan warga.

"Tujuannya jelas, untuk mengajak masyarakat meninggalkan kebiasaan membakar hutan dan lahan," kata Danramil kepada media ini disela-sela acara berlangsung.

Disisi lain, Ketua Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Kolonel Kes Endro Utomo dalam pertemuan itu menekankan pentingnya peran warga sebagai garda terdepan pencegahan.

Pihaknya meminta warga tidak melakukan pembakaran dan segera melapor jika melihat titik api. 

"Peran masyarakat sangat penting sebagai mata dan telinga. Laksanakan lapor cepat kepada Babinsa setempat jika mendengar atau melihat ada kebakaran sehingga secara dini kebakaran bisa segera diatasi," terang Endro.

Apresiasi datang dari pemerintah desa. Yang mana, Sekretaris Desa Sukapiang Erisman, yang mewakili warga, mengucapkan terima kasih atas kunjungan tim dari Jakarta tersebut.

Menurutnya, edukasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga untuk tidak melakukan pembakaran.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Kolonel Inf Nur Akhmad, mengingatkan, bahwa dampak Karhutla tidak hanya dirasakan secara lokal.

Asap kebakaran bisa merusak ekosistem, mengganggu kesehatan, bahkan memicu persoalan lintas negara jika sampai ke negara tetangga.

Sepanjang kegiatan, warga Sukapiang terlihat antusias mengikuti edukasi dari awal hingga akhir.

Acara berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan ditutup jabat tangan, serta foto bersama antara tim dari Mabes TNI dengan warga. (stone)