JEJAKREDAKSI.COM, KUANSING - Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah, Aparat Kewilayahan, Dunia Usaha dan Masyarakat.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla yang dilaksanakan Tim Penyuluh Mabes TNI di Aula Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis (3/9).
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa.
Selanjutnya, Camat Singingi, Bapak Saparman dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Tim Penyuluh Mabes TNI serta terima kasih atas pelaksanaan kegiatan penyuluhan.
Ia berharap seluruh peserta dapat menyerap informasi yang diberikan dan bersama-sama meningkatkan kepedulian serta kewaspadaan terhadap ancaman Karhutla di wilayah Kecamatan Singingi.
Sambutan dari Tim Penyuluh Mabes TNI disampaikan oleh Kolonel Inf Nur Ahmad, yang menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan dan dukungan pemerintah Kecamatan Singingi.
Dalam kesempatan tersebut, dijelaskan pula latar belakang, maksud dan tujuan kehadiran Tim Penyuluh Mabes TNI sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan peran aktif masyarakat dalam mencegah terjadinya Karhutla.
Memasuki acara inti, materi penyuluhan disampaikan oleh Letkol Marinir Jon Gustaf Kahiking, yang menguraikan berbagai hal terkait Karhutla
Mulai dari latar belakang dan faktor penyebab kebakaran, dampak yang ditimbulkan terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat, hingga langkah-langkah pencegahan serta penanggulangannya.
Suasana semakin interaktif ketika memasuki sesi tanya jawab yang dipimpin langsung oleh Kolonel Inf. Nur Ahmad. Tiga peserta turut aktif menyampaikan pertanyaan maupun informasi dilapangan, yakni Bapak Surdialis, Guru SD Muara Jambu; Plt Lurah Muara Lembu Padri dan Ketua BPD Petai Baru Yani.
Pertanyaan dan informasi yang disampaikan ketiga peserta tersebut dinilai sangat relevan dengan kondisi diwilayah dan sekaligus menjadi masukan berharga bagi Tim Penyuluh.
Seluruh pertanyaan dapat dijawab dan diberikan penjelasan oleh Tim, sehingga diskusi berlangsung cukup baik, terbuka dan interaktif.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Singingi Saparman juga menyampaikan harapan agar perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah Kecamatan Singingi turut berperan membantu pemerintah dan masyarakat, salah satunya melalui dukungan pengadaan sarana dan peralatan pemadam kebakaran.
Pada sesi akhir, Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI, Kolonel Kes. Endro Utomo, memberikan ulasan secara umum terhadap pelaksanaan kegiatan.
Ia menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta serta menilai kegiatan penyuluhan berjalan dengan baik. Sebagai bentuk penghargaan atas keaktifan dan partisipasi dalam sesi diskusi, tiga peserta yang aktif bertanya diberikan apresiasi berupa hadiah.
Sebelum kegiatan berakhir, Ketua Tim menyampaikan ucapan terima kasih dan harapan kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut, yang disampaikan dengan pantun.
Pantun tersebut kemudian mendapat balasan pantun dari Camat Singingi, menciptakan suasana akrab dan penuh kehangatan antara Tim Penyuluh dengan pemerintah kecamatan serta masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri, dilanjutkan pemberian bingkisan kepada peserta yang telah ditunjuk dan foto bersama.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 60 peserta, terdiri dari Danramil, Babinsa, Kapolsek, perwakilan kepala desa, tokoh masyarakat, pengusaha serta masyarakat Kecamatan Singingi.
Melalui kegiatan ini, Tim Penyuluh Mabes TNI berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama sejak dini.
Pencegahan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. (stone)





