Beri Penyuluhan dan Pencegahan Karhutla

Tim Gabungan TNI Turun ke Kuansing

Tim Gabungan TNI Turun ke Kuansing

JEJAKREDAKSI.COM, KUANTAN SINGINGI - Dalam upaya pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui sinergitas Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersama pemerintah daerah dan aparat kewilayahan.

Salah satunya dilakukan oleh Tim Gabungan TNI Penyuluh Karhutla yang saat ini melaksanakan tugas di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau.

Tim yang terdiri dari tujuh Perwira Menengah (Pamen) TNI tersebut dipimpin oleh Kolonel Kes. Endro Utomo (TNI AU), bersama Kolonel Inf Nur Ahmad (TNI AD), Letkol Laut Sigit W, Letkol Marinir Jon Gustaf, Mayor Inf Darul Amin, Mayor Arm Sulkan dan Mayor Arh Agus N.

Selama kurang lebih satu bulan ke depan, tim akan melaksanakan kegiatan penyuluhan kepada masyarakat disejumlah wilayah yang memiliki potensi kerawanan Karhutla.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kepedulian, kesadaran serta kesiapsiagaan masyarakat dalam melakukan pencegahan dan sekaligus penanganan awal apabila terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Tim gabungan tiba di Kabupaten Kuansing pada Kamis (27/8) kemarin dan langsung melaksanakan koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kuansing.

"Kedatangan tim disambut oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kuansing, Kepala BPBD, Kepala Dinas Perkebunan, serta Perwira Penghubung Kodim 0302/Inhu," kata Danramil 02/KT Kapten Inf Bambang Kosasih Tarigan kepada media ini di Teluk Kuantan, Sabtu (29/8).

Danramil menerangkan, bahwa kegiatan dilanjutkan dengan paparan dan koordinasi bersama para Danramil jajaran Kodim 0302/Inhu guna memetakan wilayah yang menjadi prioritas serta menyusun rencana lokasi dan jadwal pelaksanaan penyuluhan.

Keesokan harinya, Jumat (28/8), tim melanjutkan koordinasi dengan jajaran Polres Kuansing. Dalam kesempatan tersebut, tim diterima langsung oleh Kapolres Kuansing beserta jajaran Kapolsek.

"Koordinasi ini dilakukan untuk menyelaraskan langkah, jadwal serta lokasi kegiatan penyuluhan. Sehingga pelaksanaannya dapat berjalan efektif dan menjangkau masyarakat di wilayah yang dinilai rawan Karhutla," jelasnya.

Ditambahkannya, tim tidak hanya melakukan koordinasi ditingkat pemerintahan dan aparat keamanan, tim juga turun langsung kelapangan.

Pada hari ini, Sabtu (29/8), tim melaksanakan peninjauan terhadap sejumlah lokasi bekas kebakaran dan sekaligus wilayah yang dinilai memiliki potensi kerawanan Karhutla," urai Danrmil.

Danramil menambakan, bahwa dua lokasi yang menjadi sasaran peninjauan adalah lahan di Desa Titian Modang Kopah dan Desa Beringin Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk mendapatkan gambaran nyata kondisi medan serta karakteristik wilayah yang nantinya menjadi salah satu bahan dalam menentukan metode dan sasaran penyuluhan kepada masyarakat.

Dijelaskan Danramil, pada esok hari, Ahad (30/8), tim dijadwalkan kembali melaksanakan peninjauan medan dan sekaligus bersilaturahmi dengan para tokoh masyarakat disekitar desa-desa yang memiliki potensi kerawanan kebakaran hutan dan lahan.

"Pendekatan kepada tokoh masyarakat diharapkan dapat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran bersama dan memperkuat peran masyarakat sebagai garda terdepan dalam pencegahan Karhutla," terangnya.

Menurutnya lagi, pelaksanaan penyuluhan secara langsung kepada masyarakat direncanakan mulai Senin (31/8) mendatang di wilayah Koramil 08/KM, dan selanjutnya akan dilaksanakan secara bertahap diwilayah-wilayah lainnya sesuai hasil pemetaan dan koordinasi dengan aparat kewilayahan.

"Melalui kegiatan tersebut, Tim Gabungan TNI tidak hanya memberikan pemahaman tentang bahaya Karhutla, tetapi juga mendorong terbentuknya kepedulian dan kesiapsiagaan masyarakat agar mampu melakukan langkah-langkah pencegahan sejak dini," tegasnya.

“Mencegah lebih baik daripada memadamkan. Kepedulian masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah Karhutla," tandasnya.

Dikatakannya lagi, bahwa kehadiran Tim Gabungan TNI di Kabupaten Kuansing diharapkan dapat memperkuat sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan, sekaligus mencegah terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan khususnya diwilayah Kabupaten Kuantan Singingi. (stone)