JEJAKREDAKSI.COM, ROKAN HILIR — Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB tersebut menyasar sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi rawan Karhutla. Salah satunya berada di wilayah Kepenghuluan Bagan Sinembah Utara, Kecamatan Bagan Sinembah.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran.
Tim yang berjumlah tujuh personel tersebut dipimpin Brigjen TNI (Mar) Benny P. Nadeak, S.E., M.A. Selain memberikan penyuluhan, tim mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan Karhutla sejak dini.
Adapun personel Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang terlibat dalam kegiatan Komsos tersebut yakni Brigjen TNI (Mar) Benny P. Nadeak, S.E., M.A.; Kolonel Elektronika (Lek) Aris Setianta; Kolonel Mar. M. Asrof Widiarto, S.T., M.Tr.(Hanla); Letkol Mar. Alyessi Hippy; Mayor Inf. Andang Rohadi; Mayor Inf. Roni Kusnandar; serta Mayor Inf. Ade Hermansyah.
Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat Kecamatan Simpang Kanan diimbau untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat menjadi pemicu kebakaran hutan maupun lahan.
Kegiatan Komsos itu diikuti delapan orang masyarakat Kecamatan Simpang Kanan. Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan Karhutla, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Upaya pencegahan sejak dini dinilai penting untuk menekan potensi terjadinya Karhutla, terutama di wilayah Kabupaten Rokan Hilir yang memiliki kawasan dengan tingkat kerawanan kebakaran. (rls)






