![]() |
| Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS |
JEJAKREDAKSI.COM – Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM, MARS, menyampaikan paparan inspiratif bertajuk “Pelayanan Prima Sebagai Kunci Kepuasan Masyarakat” dalam kegiatan Pelatihan Pelayanan Prima Berbasis Softskills bagi SDM Kesehatan Tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh RSUD Kota Dumai bekerja sama dengan UPT Bapelkes Dinas Kesehatan Provinsi Riau ini dilaksanakan secara klasikal di Aula Lantai II RSUD dr. Suhatman, MARS, Kamis (25/6/2026).
Pelatihan tersebut diikuti oleh 30 peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai bagian di lingkungan RSUD dr. Suhatman. Peserta tidak hanya berasal dari tenaga kesehatan seperti perawat, tetapi juga melibatkan petugas penunjang layanan seperti satuan pengamanan (satpam) dan petugas kebersihan.
Keterlibatan lintas elemen ini sejalan dengan komitmen untuk membangun budaya pelayanan prima yang harus dimiliki seluruh jajaran, tanpa terkecuali.
Dalam paparannya, Wali Kota Paisal menyoroti tantangan pelayanan kesehatan di tengah meningkatnya ekspektasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa publik kini menuntut pelayanan yang cepat, tepat, ramah, transparan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Standar pelayanan publik saat ini tidak lagi hanya diukur dari kecanggihan teknologi dan fasilitas, tetapi harus berorientasi pada kebutuhan dan kepuasan pasien secara menyeluruh,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia juga menegaskan bahwa rumah sakit memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan pelayanan publik sekaligus cerminan wajah pemerintah daerah.
“Setiap interaksi petugas dengan pasien mencerminkan kualitas pemerintah daerah. Dengan pelayanan yang tulus, kepercayaan masyarakat akan tumbuh dengan sendirinya,” tambahnya.
Untuk menjawab tuntutan tersebut, Paisal menekankan pentingnya keseimbangan antara hard skills dan soft skills. Selain kompetensi teknis, tenaga kesehatan dan petugas layanan dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang efektif dan empatik, kerja sama tim yang solid, serta etika pelayanan yang baik.
“Masyarakat ingin didengar, dihargai, dan mendapatkan informasi yang jelas serta disampaikan dengan sopan,” tegasnya.
Lebih lanjut, seluruh jajaran RSUD diinstruksikan untuk menginternalisasi nilai-nilai pelayanan yang humanis, tanggap, amanah, dan berintegritas. Selain itu, seluruh SDM juga diharapkan mengimplementasikan nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam setiap aspek pelayanan.
Sebagai bentuk komitmen, Pemerintah Kota Dumai terus mendorong transformasi RSUD melalui tiga pilar utama, yakni peningkatan mutu pelayanan klinis dan keselamatan pasien, digitalisasi layanan dan penguatan SDM, serta pembangunan budaya pelayanan prima.
Di akhir paparannya, Wali Kota mengajak seluruh peserta untuk menjadi agen perubahan di unit kerja masing-masing.
“Kami berharap setiap pegawai menyambut pasien dengan senyum, salam, sikap santun, serta responsif dalam memberikan solusi, demi mewujudkan RSUD Kota Dumai yang unggul dan terpercaya,” pungkasnya.
Usai penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan lapangan. Wali Kota didampingi Direktur RSUD Kota Dumai dr. Eka Viora Effendi, Wakil Direktur Umum dan Keuangan dr. Mery Afrita, Wakil Direktur SDM dan Sarana Prasarana Irfan Wahyudi, serta Wakil Direktur Pelayanan dr. M. Hafidz Permana.
Rombongan meninjau sejumlah fasilitas, di antaranya instalasi rawat inap, poli anak, poli jiwa, poli jantung, hingga poli forensik. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menyempatkan diri menyapa dan berdialog langsung dengan pasien serta keluarga pasien di lingkungan rumah sakit. (adv/red)











0 Komentar